IKA PMII Dorong Tegas Tindak Radikalisme Demi Perkuat NKRI

Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Jawa Tengah mendorong kepada pemerintah untuk bertindak tegas menutup celah gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini, terungkap dalam musyawarah wilayah III pengurus wilayah IKA PMII Jateng, Sabtu (05/07/2017) di Hotel d’Season Premiere Bandengan Jepara. Hadir secara langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sekda Jepara Ir. Sholih MM serta pengurus cabang IKA-PMII se Jawa Tengah.

Panitia kegiatan yang Muhammad Kholidul Adib mengatakan sesua dengan tema pada muswil kali ini, “Harmoni Kebhinekaan Untuk Kejayaan NKRI”, IKA PMII menyatakan menolak adanya gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam kebinekaan bangsa Indoenesia.

Terkait dengan upaya menjaga NKRI ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah untuk membentengi gerakan radikalisme dan terorisme. Salah satunya, membuat materi untuk disampaikan kepada khotib dalam Khutbah Jumat di seluruh wilayah Jateng. Sementara Sekda Jepara Ir. Sholih MM memberikan apresiasi terkait penyelenggaran IKA PMII ke III ini. Ia berharap, dapat memberikan manfaat dan eksistensi kemajuan IKA PMII di Jawa Tengah dan Kabupaten Jepara pada khususnya. “Banyak alumni PMII yang kemampuannya tidak diragukan lagi, dan Muswil ini menjadi komitmen bersama untuk membangun nusa dan bangsa” pungkasnya.

Selain isu mengenai radikalisme dan terorisme di Indonesia, ada beberapa hal yang dibahas dalam muswil kali ini. Diantaranya yaitu, sikap Alumni IKA PMII terhadap rencana pemerintah memberlakukan full day schooll. “Bagaimana pandangan kita terhadap full day school, dan terkait peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perpu) nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas (perpu ormas). Muswil IKA PMII Jateng ini, juga untuk memilih ketua dan anggota IKA – PMII periode 2017 – 2022. Kegiatan ini, pertama kali dilakukan di Semarang pada tahun 2003 – 2008 (Ardiansyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *